Katup badai adalah katup satu arah tipe flap yang digunakan untuk membuang limbah ke laut. Katup ini terhubung ke pipa pembuangan di satu ujung dan ujung lainnya berada di sisi kapal sehingga limbah dapat dibuang ke laut. Oleh karena itu, katup ini hanya dapat diperbaiki selama perbaikan di galangan kering.
Di dalam katup terdapat penutup yang terhubung ke pemberat penyeimbang, dan blok pengunci. Blok pengunci adalah bagian dari katup yang dikendalikan dan dioperasikan oleh roda tangan atau aktuator eksternal. Tujuan blok pengunci adalah untuk menahan penutup pada tempatnya yang pada akhirnya mencegah aliran fluida.
Setelah aliran dimulai, operator harus memilih apakah akan membuka blok pengunci, atau tetap menutupnya. Jika blok pengunci tertutup, cairan akan tetap berada di luar katup. Jika blok pengunci dibuka oleh operator, cairan dapat mengalir bebas melalui penutup. Tekanan cairan akan melepaskan penutup, memungkinkannya bergerak melalui saluran keluar dalam satu arah. Ketika aliran berhenti, penutup akan secara otomatis kembali ke posisi tertutupnya.
Terlepas dari apakah blok pengunci terpasang atau tidak, jika aliran masuk melalui saluran keluar, aliran balik tidak akan dapat masuk ke katup karena adanya penyeimbang. Fitur ini identik dengan katup searah di mana aliran balik dicegah sehingga tidak akan mencemari sistem. Saat pegangan diturunkan, blok pengunci akan kembali mengamankan penutup pada posisi tertutupnya. Penutup yang terkunci mengisolasi pipa untuk perawatan jika diperlukan.
| Nomor Bagian | Bahan | ||||||
| 1 - Tubuh | Baja Cor | ||||||
| 2 - Kap Mesin | Baja Cor | ||||||
| 3 - Batang | Kuningan | ||||||
| 4 - Steker | Kuningan | ||||||
| 5 - Kacang | Baja, | ||||||

Katup badai adalah katup satu arah tipe FAP yang digunakan untuk membuang limbah ke laut. Katup ini terhubung ke pipa pembuangan di satu ujung dan ujung lainnya berada di sisi kapal sehingga limbah dapat dibuang ke laut. Oleh karena itu, katup ini hanya dapat diperbaiki selama perbaikan di galangan kering.
Di dalam katup terdapat penutup yang terhubung ke pemberat dan blok pengunci. Blok pengunci adalah bagian katup yang dikendalikan dan dioperasikan oleh roda tangan atau aktuator eksternal. Tujuan blok pengunci adalah untuk menahan penutup pada tempatnya yang pada akhirnya mencegah aliran fluida.
Setelah aliran dimulai, operator harus memilih apakah akan membuka blok pengunci, atau tetap menutupnya. Jika blok pengunci tertutup, fluida akan tetap berada di luar katup. Jika blok pengunci dibuka oleh operator, fluida dapat mengalir bebas melalui penutup. Tekanan fluida akan melepaskan penutup, memungkinkannya bergerak melalui saluran keluar dalam satu arah. Ketika aliran berhenti, penutup akan secara otomatis kembali ke posisi tertutupnya.
Terlepas dari apakah blok pengunci terpasang atau tidak, jika aliran masuk melalui saluran keluar, aliran balik tidak akan dapat masuk ke katup karena adanya penyeimbang. Fitur ini identik dengan katup searah di mana aliran balik dicegah sehingga tidak akan mencemari sistem. Ketika pegangan diturunkan, blok pengunci akan kembali mengamankan penutup pada posisi tertutupnya. Penutup yang terkunci mengisolasi pipa untuk perawatan jika diperlukan.
| DN | n1×Φd1 | Hcd1 | ΦD1 | n2×Φd2 | Hcd2 | ΦD2 | ΦD | L1 | H1 | H2 | ΦR | Kg |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 50 | 4×18 | 125 | 165 | 8×18 | 160 | 200 | 70 | 180 | 90 | 260 | 140 | 12 |
| 65 | 4×18 | 145 | 185 | 8×18 | 180 | 220 | 85 | 200 | 100 | 270 | 140 | 14 |
| 80 | 8×18 | 160 | 200 | 8×18 | 210 | 250 | 100 | 215 | 108 | 290 | 140 | 20 |
| 100 | 8×18 | 180 | 220 | 8×22 | 240 | 285 | 130 | 250 | 130 | 305 | 140 | 25 |
| 125 | 8×18 | 210 | 250 | 8×22 | 270 | 315 | 158 | 290 | 152 | 330 | 160 | 36 |
| 150 | 8×22 | 240 | 285 | 8×22 | 295 | 340 | 190 | 330 | 176 | 260 | 160 | 43 |
| 200 | 8×22 | 295 | 340 | 12×22 | 350 | 395 | 240 | 425 | 180 | 350 | 160 | 72 |